Berita Daerah KUA

Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila, KUA Banjaran Gelar Rapat Bulanan: Evaluasi untuk Pelayanan yang Lebih Baik

Banjaran (KEMENAG) – Semangat memperingati Hari Kesaktian Pancasila tidak berhenti setelah pelaksanaan upacara. Pada Rabu (1/10/2026), jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjaran melanjutkan kegiatan dengan menggelar rapat bulanan sebagai momentum evaluasi kinerja selama September sekaligus menyusun langkah perbaikan untuk memasuki bulan Oktober.

Rapat yang berlangsung di lingkungan KUA Kecamatan Banjaran tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KUA Banjaran, Taufik Rohman, S.Ag. Seluruh pegawai mengikuti rapat dengan suasana terbuka dan penuh kekeluargaan. Berbagai hal terkait pelaksanaan tugas, pelayanan kepada masyarakat, kedisiplinan, serta kondisi lingkungan kantor menjadi bagian dari pembahasan.

Dalam arahannya, Taufik menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran KUA Banjaran atas dedikasi dan kerja sama yang telah diberikan selama satu bulan terakhir.

“Terima kasih atas dedikasi dan kerja sama seluruh teman-teman selama satu bulan ini. Kita telah bersama-sama merawat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah Kecamatan Banjaran,” ungkapnya.

Menurutnya, rapat bulanan tidak semata-mata menjadi forum untuk menyampaikan kekurangan, tetapi juga menjadi ruang untuk melihat kembali apa yang telah dikerjakan, apa yang sudah berjalan dengan baik, serta bagian mana yang masih perlu diperbaiki.

Supervisi Tiga KUA, Kasi Bimas Islam Majalengka Tekankan Profesionalisme dan Kepatuhan Regulasi

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran apabila dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan selama bulan sebelumnya terdapat kekurangan dalam komunikasi maupun pengambilan kebijakan.

“Saya juga memohon maaf apabila dalam memimpin selama satu bulan ini masih terdapat kekurangan. Saya sendiri ingin terus dievaluasi, karena dengan evaluasi kita bisa mengetahui kekurangan dan bersama-sama memperbaikinya,” tuturnya.

Menguatkan Kembali Makna Pengabdian

Salah satu pesan penting yang disampaikan dalam rapat tersebut adalah mengenai kesadaran bahwa bekerja di KUA pada hakikatnya merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

Taufik mengingatkan bahwa setiap pegawai memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang baik, ramah, profesional, dan penuh tanggung jawab. Sebagai bagian dari Kementerian Agama, seluruh pegawai diharapkan mampu menjaga marwah institusi melalui sikap dan kinerja sehari-hari.

Kemenag Majalengka Himbau ASN Madrasah Tunaikan Zakat Profesi

“Kita bekerja untuk melayani masyarakat. Karena itu, kepentingan umum harus menjadi perhatian utama. Kepentingan pribadi jangan sampai mengalahkan kepentingan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan publik bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga menghadirkan kemudahan, ketepatan, keramahan, dan kepastian bagi masyarakat yang datang membutuhkan layanan keagamaan.

Bagi KUA Banjaran, pelayanan masyarakat merupakan wajah langsung Kementerian Agama yang bersentuhan dengan masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan komitmen setiap pegawai dalam menjalankan tugas.

Disiplin dan Kebersihan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Selain evaluasi pelayanan, Kepala KUA Banjaran juga menekankan pentingnya menjaga disiplin kerja. Menurutnya, kedisiplinan merupakan bagian penting dari profesionalitas aparatur dalam melaksanakan tugas.

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

Ia mengajak seluruh pegawai untuk menjaga ketepatan waktu, tanggung jawab terhadap pekerjaan, komunikasi antarpersonel, serta komitmen menyelesaikan tugas sesuai dengan amanah yang diberikan.

Tidak kalah penting, kebersihan lingkungan kantor juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut.

“Kantor ini milik kita bersama. Mari kita jaga kebersihan dan kenyamanannya. Jangan hanya berharap kepada petugas kebersihan, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua,” pesannya.

Lingkungan kerja yang bersih dan nyaman, lanjutnya, akan memberikan suasana yang lebih baik, baik bagi pegawai maupun masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan.

Rapat bulanan tersebut kemudian menjadi ruang bersama untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen jajaran KUA Banjaran dalam menjalankan tugas pada bulan Oktober.

Momentum evaluasi awal bulan ini diharapkan tidak berhenti pada pembahasan di ruang rapat, tetapi diwujudkan melalui perubahan dan peningkatan nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dengan semangat evaluasi, kolaborasi, disiplin, dan pengabdian, KUA Kecamatan Banjaran berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang profesional, berdampak, dan bermartabat bagi masyarakat.

“Evaluasi bukan untuk mencari siapa yang salah, tetapi untuk menemukan apa yang harus kita perbaiki agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.”

Kontributor : Sofwan Farohi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *