Maja (KEMENAG) – Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Maja menggelar upacara bendera di halaman kantor pada Kamis (01/10/2026). Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) KUA, penyuluh agama, serta staf hadir dan mengikuti jalannya upacara dengan khidmat. Para peserta secara bersama-sama mengheningkan cipta untuk mengenang jasa-jasa para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI.
Penghulu KUA Kecamatan Maja, Sukriyadi, S.E., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk mengingat kembali sejarah perjuangan bangsa dalam mempertahankan ideologi negara.
“Hari Kesaktian Pancasila adalah momentum bagi kita untuk merenungkan kembali sejarah kelam bangsa, sekaligus memperteguh komitmen untuk menjaga Pancasila sebagai ideologi negara,” ujar Sukriyadi.

Ia menambahkan bahwa Pancasila merupakan dasar negara yang telah terbukti ampuh menjadi pemersatu di tengah berbagai perbedaan. Oleh karena itu, peringatan ini hendaknya dijadikan pengingat untuk senantiasa merawat persatuan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Pancasila adalah dasar negara yang telah terbukti menjadi pemersatu bangsa di tengah perbedaan. Momentum ini hendaknya kita jadikan pengingat untuk selalu menjaga persatuan, serta menanamkan nilai Pancasila dalam pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui semangat Hari Kesaktian Pancasila, Sukriyadi berharap seluruh ASN KUA Kecamatan Maja semakin menumbuhkan rasa cinta tanah air serta menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan demi membangun Indonesia yang lebih baik.
Selain itu, ia mengimbau jajarannya untuk terus meneladani nilai-nilai Pancasila melalui penerapannya secara nyata pada kehidupan sehari-hari, seperti mengedepankan sikap gotong royong, keadilan, dan kejujuran dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Rangkaian upacara tersebut ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur, sekaligus panjatan harapan agar bangsa Indonesia senantiasa kokoh mempertahankan persatuan serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Kontributor: Azhar Fahmi


Komentar