Berita Daerah KUA

Kepala KUA Ligung Hadiri Kerja Sama Lintas Sektoral dengan Dinkes, Perkuat Pelayanan Kesehatan Catin dan Keluarga Berencana

Ligung ( KEMENAG ) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ligung, H. Mahmud Ro’i, SEI, menghadiri kegiatan kerja sama lintas sektoral antara Kementerian Agama Kabupaten Majalengka dan Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka dalam rangka memperkuat pelayanan kesehatan bagi calon pengantin (catin) serta mendukung program keluarga berencana, Rabu ( 30/9/2026 ).

Kegiatan tersebut digelar di Aula Lantai 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Jalan Gerakan Koperasi No. 41, Majalengka, dan dihadiri oleh para Kepala Puskesmas serta Kepala KUA se-Kabupaten Majalengka.

Turut hadir Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, H. Sofyan Firdaus, S.H., M.H. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, khususnya calon pengantin dan keluarga.

Salah satu materi utama yang dibahas dalam kegiatan tersebut adalah persamaan persepsi terkait imunisasi Tetanus Toxoid (TT), termasuk penguatan pemahaman mengenai status T2 Plus bagi wanita usia subur dan ibu hamil, serta upaya pencegahan terhadap infeksi tetanus.

Pembahasan ini menjadi penting mengingat pelayanan kepada calon pengantin tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi pernikahan dan bimbingan perkawinan, tetapi juga mencakup edukasi mengenai kesehatan reproduksi, imunisasi, serta kesiapan kesehatan sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

Kepala KUA Ligung, H. Mahmud Ro’i, SEI, menyampaikan bahwa kerja sama lintas sektoral tersebut merupakan langkah positif dalam membangun pelayanan yang terpadu bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik kegiatan kerja sama lintas sektoral ini. Persamaan persepsi antara KUA, Puskesmas, dan Dinas Kesehatan sangat penting agar pelayanan kepada calon pengantin dapat berjalan secara terpadu, baik dari sisi administrasi, pembinaan keluarga, maupun aspek kesehatan,” ungkapnya.

Menurut H. Mahmud, pemahaman yang sama mengenai imunisasi TT, termasuk status T2 Plus bagi wanita usia subur dan ibu hamil, diharapkan dapat memperkuat peran petugas dalam memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat.

Ia juga berharap sinergi antara Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan dapat terus ditingkatkan hingga tingkat kecamatan, sehingga pelayanan kepada calon pengantin semakin efektif dan memberikan manfaat nyata.

“Harapan kami, koordinasi dan kolaborasi ini terus diperkuat sehingga calon pengantin mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan yang jelas dan tepat. Ikhtiar membangun keluarga yang sehat, kuat, dan berkualitas perlu dimulai sejak sebelum pernikahan,” tambahnya.

Kepala MTsN 3 Majalengka Ikuti Pendampingan Pemetaan Potensi Conflict of Interest

Kerja sama lintas sektoral antara Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya keluarga yang sehat dan berkualitas. KUA sebagai salah satu unsur pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada calon pengantin melalui layanan bimbingan perkawinan.

Dengan semakin kuatnya sinergi antara KUA, Puskesmas, dan Dinas Kesehatan, diharapkan pelayanan kepada calon pengantin dan masyarakat dapat semakin komprehensif, edukatif, serta berorientasi pada upaya pencegahan demi mendukung terwujudnya keluarga yang sehat dan sejahtera.

Kontributor: Maman Sulaeman

Komentar

  1. Nehemia Pasaribu berkata:

    Mantap, Pembahasan ini menjadi penting mengingat pelayanan kepada calon pengantin tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi pernikahan dan bimbingan perkawinan, tetapi juga mencakup edukasi mengenai kesehatan reproduksi, imunisasi, serta kesiapan kesehatan sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *