Berita Daerah KUA

MUI Kabupaten Majalengka Gelar Pelatihan untuk Imam dan Khatib Masjid Utusan Tiap Kecamatan

Majalengka (KEMENAG) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Majalengka sukses menyelenggarakan Pelatihan Khatib dan Imam Masjid Tahun 2026 pada Selasa (29/9/2026). Agenda strategis ini berfokus pada standardisasi, penguatan fikih, serta tata kelola pelaksanaan shalat Jumat di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Majalengka, KH Anwar Sulaeman, M.Pd., serta Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim. Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan imam dan khatib dari seluruh kecamatan, termasuk Wawan Ali Ridwan, S.Sos. dan Susnaedi, S.Sos. selaku utusan resmi dari Kecamatan Majalengka.

Dalam arahannya, Kepala Kemenag Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, menekankan bahwa peran imam dan khatib sangat vital dalam menentukan kualitas ibadah shalat Jumat di tengah masyarakat. Menurutnya, shalat Jumat bukan sekadar rutinitas mingguan, melainkan momentum penting untuk membina spiritualitas sekaligus memperkokoh persatuan umat. Beliau mengajak para peserta memanfaatkan pelatihan ini untuk menyamakan persepsi demi pelayanan ibadah yang lebih baik dan inklusif.

Memasuki sesi inti, panitia menghadirkan pakar hukum Islam sekaligus akademisi, Dr. Drs. H. Amin Manshur, S.H., M.Hum. sebagai pembicara utama. Dalam paparannya, beliau mengupas tuntas materi seputar Fikih Kontemporer dan Tata Cara Pelaksanaan Shalat Jumat.

Dr. H. Amin Manshur menjelaskan secara rinci mulai dari syarat sah khotbah, rukun-rukun yang tidak boleh terlewatkan oleh khatib, hingga adab dan ketentuan fasihnya imam dalam memimpin shalat. Tidak hanya dari sisi hukum Islam (fikih), beliau juga membedah pentingnya manajemen waktu khotbah agar tetap padat, edukatif, serta kontekstual dalam menjawab persoalan harian yang dihadapi oleh jemaah.

Kemenag Majalengka Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan RA

Kehadiran materi yang padat dan mendalam ini disambut positif oleh para peserta. Susnaedi, S.Sos., salah satu perwakilan peserta dari Kecamatan Majalengka, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan pelatihan ini.

“Pelatihan ini sangat penting dan membuka wawasan baru bagi kami di lapangan. Pembahasan mengenai fikih shalat Jumat dan teknik berkhotbah dari Dr. Amin Manshur memberikan panduan yang sangat jelas agar pesan keagamaan dapat tersampaikan secara sejuk, terarah, dan mudah dipahami oleh jemaah di masjid kami masing-masing,” ujar Susnaedi di sela-sela kegiatan.

Melalui sinergi antara MUI dan Kemenag Majalengka ini, diharapkan para imam dan khatib utusan kecamatan mampu menjadi agen perubahan. Sekembalinya dari pelatihan, mereka diharapkan dapat menularkan standardisasi ilmu shalat Jumat ini di masjid-masjid wilayah masing-masing demi kenyamanan dan kekhusyukan umat

Kontributor : Iman Abdulrahman

Supervisi Tiga KUA, Kasi Bimas Islam Majalengka Tekankan Profesionalisme dan Kepatuhan Regulasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *