Berita Daerah MAN

Adu Ingatan Sejarah Lewat TTS Digital, Siswa MAN 1 Majalengka Belajar Sambil Bermain

Talaga (KEMENAG) — Peserta didik kelas XII.3 MAN 1 Majalengka mengikuti evaluasi pembelajaran Sejarah Indonesia yang dikemas secara interaktif melalui permainan Teka-Teki Silang (TTS) Digital pada Senin (21/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pada jam pelajaran ke-10 dan ke-11 di ruang kelas XII.3 ini ditujukan untuk mengukur sekaligus memperkuat pemahaman siswa terhadap materi Upaya Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Proses pembelajaran diawali dengan penayangan soal-soal TTS melalui proyektor di depan kelas oleh guru pengampu mata pelajaran Sejarah Indonesia, Siti Rohmah, S.Hum. Soal terdiri dari petunjuk mendatar dan menurun yang mencakup berbagai bagian penting perjuangan bangsa, mulai dari fondasi negara, awal kedatangan Sekutu dan pertempuran fisik, hingga agresi militer serta jalur diplomasi. Para siswa diminta mencermati petunjuk, mengingat kembali materi, dan mengorelasikan fakta, tokoh, serta kronologi peristiwa untuk menentukan jawaban yang tepat.

Suasana kelas berlangsung aktif dan dinamis saat para siswa berdiskusi memecahkan petunjuk. Beberapa di antaranya tampil ke depan kelas untuk mencocokkan jawaban langsung pada tampilan TTS Digital. Pola evaluasi ini mendorong komunikasi, kerja sama tim, dan keberanian siswa dalam menyampaikan gagasan.

Salah seorang siswa kelas XII.3, Muhamad Daffa, mengaku sangat antusias mengikuti metode evaluasi pembelajaran Sejarah Indonesia berbasis TTS Digital tersebut.

“Pembelajaran sejarah jadi terasa jauh lebih seru dan tidak membosankan. Biasanya evaluasi dilakukan dengan soal pilihan ganda atau esai biasa, tapi lewat TTS Digital ini kami ditantang untuk mengingat kembali peristiwa dan tokoh sejarah sambil berdiskusi bersama teman sekelas. Materi yang sulit pun jadi lebih mudah dipahami dan diingat,” ungkap Muhamad Daffa.

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

Guru pengampu Sejarah Indonesia MAN 1 Majalengka, Siti Rohmah, S.Hum., menyampaikan bahwa penggunaan media digital dalam bentuk permainan edukatif ini merupakan upaya untuk menghadirkan variasi pembelajaran agar tidak monoton.

“Melalui TTS Digital, evaluasi tidak lagi sekadar mengandalkan hafalan, melainkan mengajak siswa menghubungkan berbagai fakta sejarah secara kritis. Pemanfaatan media interaktif ini diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, menumbuhkan minat belajar sejarah, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna,” ujar Siti Rohmah.

Sebagai tindak lanjut, inovasi pembelajaran berbasis media interaktif ini akan terus dikembangkan pada topik-topik bahasan berikutnya guna mendalami materi sejarah secara komprehensif.

Melalui penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka, sekaligus mendukung komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, transformatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Kepala MTsN 3 Majalengka Ikuti Pendampingan Pemetaan Potensi Conflict of Interest

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *