Berita Daerah

Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, MTsN 1 Majalengka Resmi Operasionalkan Program Shodaqoh Sampah

Leuwimunding (Kemenag) — MTsN 1 Majalengka secara resmi menggagas dan mengoperasionalkan Program Shodaqoh Sampah sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di lingkungan madrasah. Kegiatan pemilahan dan pengumpulan sampah plastik ini mulai aktif dilaksanakan secara intensif oleh seluruh siswa usai jam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada Rabu (30/9/2026), bertempat di halaman MTsN 1 Majalengka.

Pelaksanaan program ini diawali dari komitmen bersama yang digulirkan sejak Senin (28/9/2026). Setiap hari setelah jam pelajaran usai, para siswa secara tertib mengumpulkan kemasan plastik, baik berupa botol maupun gelas bekas, di pos pengumpulan yang berada di gerbang sekolah. Gerakan ini menjadi pelengkap dari program berwawasan lingkungan yang telah berjalan sebelumnya, seperti kewajiban penggunaan tumbler dan rice box bagi seluruh peserta didik.

Pembina K5LH MTsN 1 Majalengka, Asep Satriadi, M.Pd., menjelaskan bahwa tujuan utama dari gerakan ini adalah memberikan edukasi praktis kepada peserta didik mengenai pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya, sekaligus mengikis kebiasaan membuang sampah sembarangan.

“Jika para siswa membeli air mineral dalam kemasan, maka botol atau gelasnya dikumpulkan saat hendak pulang sekolah. Hasil dari pengumpulan kemasan plastik ini nantinya akan kami salurkan ke pengepul setelah jumlahnya memadai,” ujar Asep.

Lebih lanjut, Asep menambahkan bahwa hasil penjualan sampah plastik tersebut akan dialokasikan sepenuhnya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan program Adiwiyata di madrasah, seperti pembelian media tanam, kantong sampah (trash bag), dan pemeliharaan taman lingkungan sekolah.

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

“Alhamdulillah, selama dua hari program ini berjalan, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan sangat kooperatif. Mudah-mudahan gerakan ini dapat terus berkelanjutan dan menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, asri, serta sehat,” tambahnya.

Melalui konsistensi Program Shodaqoh Sampah ini, diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan serta mendukung penuh terwujudnya budaya bersih di lingkungan madrasah. Diharapkan pula inovasi ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu tata kelola lingkungan dan kualitas layanan edukasi madrasah secara berkelanjutan.

Kontributor : Pipit Laila Fitri

Kepala MTsN 3 Majalengka Ikuti Pendampingan Pemetaan Potensi Conflict of Interest

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *