Berita Daerah MAN

Pupuk Nasionalisme, Siswa MAN 1 Majalengka Hentikan Aktivitas Seraya Nyanyikan Indonesia Raya

Talaga (KEMENAG) — Siswa-siswi Kelas XII.5 MAN 1 Majalengka menghentikan sejenak aktivitas belajar mata pelajaran Fikih tepat pukul 10.00 WIB untuk berdiri tegak dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di dalam ruang kelas pada Rabu (23/9/2026). Aksi serentak ini dilakukan saat lagu kebangsaan dikumandangkan oleh operator madrasah dan didengar oleh seluruh warga madrasah sebagai wujud penanaman rasa nasionalisme, penghormatan terhadap simbol negara, serta sarana memupuk semangat persatuan di lingkungan pendidikan.

Pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan ketentuan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 Pasal 62 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Pemutaran lagu kebangsaan secara berkala pada jam kerja dan jam pembelajaran bertujuan untuk membiasakan seluruh aparatur sipil negara (ASN), tenaga pendidik, dan peserta didik dalam menghormati identitas nasional di tengah rutinitas harian.

Guru Mata Pelajaran Fikih sekaligus Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., yang sedang mengajar di kelas XII.5 menjelaskan bahwa pihak madrasah berkomitmen menjalankan regulasi tersebut secara konsisten untuk membentuk karakter peserta didik yang berwawasan kebangsaan.

“MAN 1 Majalengka melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan regulasi untuk menanamkan rasa nasionalisme. Dalam kondisi apapun, saat lagu Indonesia Raya dilantunkan, semua warga madrasah—termasuk siswa yang sedang melaksanakan pembelajaran—wajib berhenti sementara, berdiri tegak, dan menyanyikan lagu kebangsaan,” ujar Wawan di sela-sela kegiatan pembelajaran.

Pembiasaan ini mendapat respon positif dari para siswa. Mega Lestari, salah satu siswi Kelas XII.5, mengaku bangga dan terbiasa dengan khidmatnya momen tersebut di tengah jam belajar.

Supervisi Tiga KUA, Kasi Bimas Islam Majalengka Tekankan Profesionalisme dan Kepatuhan Regulasi

“Kami selalu menyanyikan lagu Indonesia Raya saat lagu tersebut diputar sesuai jadwal, walaupun sedang belajar atau melakukan aktivitas lainnya. Ini membuat kami selalu ingat akan pentingnya mencintai tanah air,” ungkap Mega.

Melalui pembiasaan yang tertib dan berkelanjutan ini, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memupuk jiwa patriotisme peserta didik, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan dan pembentukan karakter di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *