Berita Daerah MAN

Lantunkan Adzan di Panggung Utama, MAN 1 Majalengka Tingkatkan Kedisiplinan Ibadah Saat Perkemahan

Banjaran (KEMENAG) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka menggelar Perkemahan Bersama Ekstrakurikuler di Bumi Perkemahan (Buper) Lebak Barat, Blok Citando, Desa Girimulya, Kecamatan Banjaran, Rabu (2/9/2026). Di tengah padatnya agenda kegiatan di alam terbuka, pembentukan karakter dan kedisiplinan ibadah tetap dijadikan fokus utama bagi seluruh peserta.

Kegiatan tahunan yang berlangsung hingga Jumat (4/9/2026) ini diikuti sebanyak 468 siswa kelas X serta didampingi oleh panitia dari unsur perwakilan siswa kelas XI dan XII. Di sela-sela aktivitas perkemahan, lantunan adzan Dzuhur dikumandangkan langsung melalui panggung utama menggunakan perangkat sound system agar menjangkau seluruh area perkemahan dan mengingatkan peserta untuk segera menunaikan sholat berjamaah di Mushola Buper Lebak Barat.

Petugas adzan telah dijadwalkan secara bergantian selama perkemahan untuk melatih rasa tanggung jawab. Panitia Seksi Kerohanian, Andres Pradipta, menyampaikan bahwa penjadwalan ini penting agar setiap petugas dapat menjalankan tugasnya secara konsisten tanpa saling mengandalkan.

Menurut Humas MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., menjelaskan bahwa madrasah senantiasa memberi perhatian khusus pada program pembentukan akhlak dan karakter peserta didik. Penggunaan sound system di panggung utama sengaja dilakukan agar jangkauan panggilan sholat dapat terdengar jelas oleh seluruh peserta di area perkemahan.

“Program Perkemahan Bersama Ekstrakurikuler rutin kami laksanakan setiap tahun. Kami selalu memperhatikan rangkaian kegiatan, terutama yang berfokus pada pembentukan karakter siswa, seperti sholat berjamaah dan penyampaian kuliah tujuh menit (kultum), khususnya ba’da Maghrib menjelang Isya,” jelas Wawan.

Tertibkan Tata Kelola Naskah Dinas, Kemenag Majalengka Sosialisasikan PMA Nomor 12 Tahun 2026

Tujuan utama dari penataan agenda yang disiplin dan religius ini adalah menjadikan perkemahan bukan sekadar wadah pengembangan minat serta bakat ekstrakurikuler, melainkan juga instrumen efektif dalam mencetak generasi peserta didik yang berkarakter Islami, mandiri, dan cerdas. Sebagai tindak lanjut, pembiasaan ibadah tepat waktu dan disiplin ini diharapkan dapat terus diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah maupun masyarakat.

Melalui penyelenggaraan kegiatan perkemahan yang terintegrasi dengan nilai-nilai keagamaan ini, diharapkan pembiasaan positif tersebut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan karakter di lingkungan madrasah, sekaligus mendukung komitmen Kantor Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, moderat, dan berakhlak mulia.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *