Leuwimunding (KEMENAG) — Seluruh siswa dan dewan guru MTsN 1 Majalengka ikuti pelaksanaan upacara bendera hari Senin yang berlangsung khidmat di lapangan upacara madrasah pada Senin (28/9/2028). Upacara penutup bulan September ini petugasnya dilaksanakan oleh siswa-siswi kelas 8-5, dengan pembina upacara Wali Kelas 8-5, Ade Arief Sugiharto, S.Ag.
Dalam amanatnya yang mengusung tema “Dengarkan dengan Hati“, Ade Arief Sugiharto menyampaikan apresiasi kepada para petugas upacara yang telah menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Ia kemudian menekankan pentingnya mendengarkan menggunakan hati agar setiap ilmu dan nasihat yang disampaikan oleh para guru dapat meresap ke dalam diri para siswa.
“Buka hati untuk mendengar nasihat dan ilmu dari guru. Ibarat sebuah botol, sebanyak apapun air yang dialirkan akan terbuang sia-sia jika botol tersebut dalam keadaan tertutup. Begitu pula dalam menerima pelajaran dan bimbingan di madrasah,” ujar Ade Arief di hadapan peserta upacara.
Lebih lanjut, Ade Arief menjelaskan bahwa kesadaran mendengarkan dengan hati dapat langsung diterapkan dalam kegiatan rutin upacara bendera. Ketika siswa memiliki kesadaran tersebut, mereka akan dengan sigap mengatur barisan, menjaga ketertiban, dan mengikuti jalannya upacara dari awal hingga akhir secara khidmat.
Ia juga mengingatkan bahwa keikutsertaan siswa dalam upacara bendera merupakan wujud nyata nilai hubbul wathan (cinta tanah air). Berdiri tegak menghormati bendera negara adalah bentuk penghormatan sederhana yang tidak sebanding dengan pengorbanan para pahlawan bangsa dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.
Kegiatan upacara ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan, membentuk karakter keagamaan, serta memperkuat rasa nasionalisme di lingkungan peserta didik.
Diharapkan melalui penanaman nilai-nilai karakter dan kedisiplinan yang berkesinambungan ini, MTsN 1 Majalengka mampu mencetak generasi peserta didik yang berakhlak mulia, berprestasi, dan berjiwa nasionalis.
Kontributor : Pipit Laila Fitri


Komentar