Berita Daerah MAN

UPZ MAN 1 Majalengka Galang Donasi Peduli Bencana NTT pada Perkemahan Ekstrakurikuler

Banjaran (KEMENAG) — Keluarga besar MAN 1 Majalengka menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi terhadap korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sela-sela agenda Perkemahan Bersama Ekstrakurikuler, para peserta perkemahan secara antusias mengumpulkan donasi kemanusiaan yang berlangsung di Bumi Perkemahan (Buper) Lebak Barat, Blok Citando, Desa Girimulya, Kecamatan Banjaran, Kamis (3/9/2026).

Aksi kepedulian sosial ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas imbauan resmi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka melalui Surat Nomor: B-1937/Kk.10.10/7/BA.03.2/08/2026 tertanggal 18 Agustus 2026 tentang Imbauan Donasi Terdampak Bencana Alam.

Inisiator kegiatan sekaligus Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Majalengka yang juga menjabat sebagai Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., menyampaikan bahwa semangat berbagi para siswa sangat menyentuh hati. Para siswa secara sukarela menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk disalurkan kepada saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah di NTT.

“Para peserta perkemahan ekstrakurikuler tampak sangat antusias menyisihkan sebagian uang jalan mereka. Dana tersebut diberikan kepada petugas pengumpul infak, yang nantinya dikumpulkan dan disatukan dengan hasil pengumpulan donasi dari siswa kelas XI dan XII di kampus MAN 1 Majalengka,” ujar Wawan di lokasi perkemahan.

Rangkaian penggalangan dana berjalan tertib dan penuh kehangatan di tengah-tengah kegiatan perkemahan. Seluruh dana donasi yang telah terkumpul selanjutnya disetorkan langsung kepada Bendahara UPZ MAN 1 Majalengka, yang juga bertindak sebagai salah satu panitia penyelenggara Perkemahan Bersama Ekstrakurikuler.

Kepala KUA Banjaran Ikuti Zoom Tindak Lanjut Pendampingan dan Monitoring Pemetaan Potensi Conflict of Interest

Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban para korban bencana alam di NTT sekaligus menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan jiwa kepedulian sosial di kalangan peserta didik sejak dini. Selain itu, aksi ini menjadi wujud nyata pengamalan nilai-nilai karakter dan kepramukaan yang tidak hanya berfokus pada kegiatan fisik, tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan.

Melalui aksi gotong royong ini, diharapkan bantuan yang terkumpul dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat terdampak di NTT. Kegiatan ini juga diharapkan terus menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial dan kepatuhan terhadap imbauan lembaga, sehingga dapat memperkuat citra dan kualitas layanan Kementerian Agama yang berakhlak, peduli, dan hadir di tengah masyarakat.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *