Talaga (KEMENAG) — MAN 1 Majalengka terus mematangkan persiapan teknis dan mental sebanyak sembilan peserta didik yang akan berlaga pada Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN) Tahun 2026. Pendampingan dan gladi teknis tersebut dipusatkan di Laboratorium Komputer MAN 1 Majalengka pada Rabu (16/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari komitmen madrasah untuk memastikan seluruh delegasi memahami mekanisme perlombaan berbasis komputer serta siap bersaing secara optimal di tingkat nasional.
Dalam pelaksanaan simulasi dan pengecekan perangkat, para peserta didampingi langsung oleh tim pembimbing yang terdiri atas Dra. Cucun Sunaniah, Yuni Anggraeni Nur, S.Pd., dan Amelia Siti Marwah, S.Pd. Para siswa memanfaatkan laptop untuk memastikan kesiapan sistem, perangkat lunak, serta koneksi yang akan digunakan saat kompetisi berlangsung.

Narasumber sekaligus guru mata pelajaran Ekonomi MAN 1 Majalengka, Yuni Anggraeni Nur, S.Pd., menyampaikan bahwa kesiapan teknis memiliki peran mendasar yang sama pentingnya dengan penguasaan materi ekonomi syariah.
“Selain menguasai materi, para peserta perlu memahami tata cara pelaksanaan lomba dan kesiapan perangkat. Dengan penguasaan teknis yang matang, siswa dapat mengikuti setiap tahapan ujian dengan tenang, fokus, serta penuh konsentrasi tanpa terkendala masalah teknis,” ujar Yuni.
Senada dengan hal tersebut, pembimbing OESN yang juga guru mata pelajaran Ekonomi, Ibu Amelia Siti Marwah, S.Pd. (Ibu Amel), turut memberikan dorongan motivasi serta penguatan mental kepada para peserta.
“Kunci utama dalam menghadapi kompetisi ini adalah kepercayaan diri dan ketelitian. Kami berharap para siswa dapat menjaga stamina, tetap solid, dan mengaplikasikan seluruh strategi pengerjaan soal yang telah dilatihkan selama masa pendampingan,” tutur Ibu Amel.

Tujuan utama dari pendampingan ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai alur kompetisi, menguji keandalan sarana dan prasarana madrasah, serta memantapkan kesiapan psikologis peserta. Melalui kolaborasi dan komunikasi intensif antara pembimbing dan peserta, diharapkan seluruh kendala teknis dapat diantisipasi sedini mungkin sebelum hari pelaksanaan.
Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap persiapan para peserta, baik dari segi pemantapan materi ekonomi syariah maupun simulasi pengerjaan soal secara digital hingga hari H perlombaan.
Dengan persiapan yang matang dan terencana ini, seluruh keluarga besar MAN 1 Majalengka berharap rangkaian kegiatan OESN 2026 dapat berjalan lancar serta membawa hasil terbaik. Ikhtiar ini diharapkan tidak hanya mengantarkan para siswa mengharumkan nama madrasah dan Kabupaten Majalengka di tingkat nasional, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dan kualitas MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar