Talaga (KEMENAG) — Semangat untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi terus ditunjukkan oleh peserta didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka. Sebanyak sembilan siswa yang terbagi dalam tiga tim mengikuti kegiatan bimbingan intensif sebagai persiapan menghadapi Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN) Tahun 2026 di Ruang Belajar Terbuka (Meja Abu) MAN 1 Majalengka, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan bimbingan tersebut bertujuan untuk mematangkan kesiapan akademik sekaligus membangun kepercayaan diri para peserta sebelum terjun ke tahapan perlombaan. Dalam pelaksanaannya, bimbingan dibagi menjadi dua sesi terintegrasi. Sesi pertama diisi oleh Yuni Anggraeni Nur, S.Pd., yang membekali peserta dengan pendalaman materi ekonomi syariah serta strategi penyelesaian soal. Sementara itu, sesi kedua dilanjutkan oleh Amelia Siti Marwah, S.Pd., yang mengasah ketelitian serta kemampuan analisis para siswa.
Para peserta memanfaatkan momen bimbingan ini untuk memperkuat pemahaman, melatih penyelesaian soal-soal tingkat olimpiade, serta memantapkan kerja sama dan sinergi antartim.
Pada OESN Tahun 2026, MAN 1 Majalengka mengirimkan tiga tim terbaiknya, yaitu:
Tim 1: Khalisa Putri Ramadhani (XII-7), Wildah Fajria Rahmah (XII-10), dan Filia Zahra Ayuningtias (XII-10).
Tim 2: Fakhri Iman Rabbani (XI-8), Bunga Agnis Julianti Putri (XI-5), dan Yesi Novi Hardiana (XI-5).
Tim 3: Auliya Afifah Thahirah (XI-6), Ayep Saepuloh (X-5), dan Adinda Ramadani (XI-7).

Pengiriman delegasi ini merupakan wujud nyata komitmen MAN 1 Majalengka dalam memberikan ruang seluas-luasnya bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik, khususnya di bidang ekonomi dan ekonomi syariah. Bimbingan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan agar para siswa siap menghadapi tantangan kompetisi di tingkat nasional.
Salah satu peserta delegasi dari Tim 1, Filia Zahra Ayuningtias, mengungkapkan rasa syukur dan semangatnya dalam mengikuti pembinaan tersebut. “Melalui bimbingan ini, kami merasa jauh lebih siap dan percaya diri. Selain mendapat pemahaman materi ekonomi syariah yang lebih mendalam, kami juga semakin kompak dalam kerja sama tim dan terlatih menyelesaikan soal-soal olimpiade. Kami bertekad untuk memberikan kemampuan terbaik demi membawa harum nama MAN 1 Majalengka di tingkat nasional,” ujar Filia.
Salah satu pembimbing, Yuni Anggraeni Nur, S.Pd., juga menyampaikan pentingnya pembinaan yang berkesinambungan bagi para siswa. “Melalui pembinaan yang terstruktur dan intensif, kita tidak hanya menyiapkan daya saing akademik siswa dalam menghadapi OESN 2026, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, ketelitian, serta kerja sama tim yang solid,” jelasnya.
Selain sebagai sarana persiapan lomba, kegiatan ini memberikan manfaat besar dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab, sportivitas, dan semangat berprestasi pada diri peserta didik. Pengalaman selama proses bimbingan menjadi nilai tambah yang berharga bagi tumbuh kembang potensi para siswa.
Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah akan terus mengawal dan mendampingi seluruh rangkaian persiapan ketiga tim hingga pelaksanaan OESN 2026 secara optimal.
Diharapkan kegiatan pembinaan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di madrasah, sekaligus menginspirasi peserta didik lainnya untuk terus mengukir prestasi. Semoga sembilan siswa delegasi MAN 1 Majalengka mampu memberikan penampilan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa harum MAN 1 Majalengka di tingkat nasional.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar