Berita Daerah MAN

Kreatif dan Edukatif, Pembelajaran Fikih di MAN 1 Majalengka Diselingi Sisipan Ice Breaking Bermakna

Talaga (KEMENAG) — Suasana pembelajaran Fikih di kelas XII.5 MAN 1 Majalengka berlangsung interaktif dan penuh antusias pada Rabu (16/9/2026). Guru mata pelajaran Fikih Wawan Abdul Gani, M.Ag memberikan ice breaking sederhana namun kaya filosofi kehidupan di tengah pemaparan materi pembelajaran.

Kegiatan pembelajaran yang berlangsung mulai pukul 09.15 hingga 10.55 WIB tersebut diawali dengan pembacaan doa, salam, dan presensi. Suasana kelas berlanjut pada sesi presentasi kelompok yang membahas materi Sumber Hukum Islam Pertama: Al-Qur’an.

Di sela-sela diskusi, Guru Fikih MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., memberikan tantangan ice breaking kepada para siswa. Ia menggambar sebuah garis lurus dan meminta peserta didik menjadikan garis tersebut lebih pendek tanpa menyentuh maupun menguranginya. Tantangan ini berhasil dipecahkan oleh Reza, salah satu siswa kelas XII.5, yang menarik garis baru yang lebih panjang di bawah garis pertama.

Melalui tantangan tersebut, Wawan menjelaskan pesan moral yang mendalam di balik permainan tersebut kepada seluruh siswa.

“Jika kita ingin maju ke depan, kita tidak perlu memundurkan orang lain. Begitu pula jika kita ingin naik, tidak perlu menurunkan orang lain,” ujar Wawan.

Kemenag Majalengka Dukung Perbup Tata Kelola Madrasah Diniyah Takmiliyah

Tujuan dilaksanakannya ice breaking ini adalah untuk mencairkan suasana belajar, meningkatkan konsentrasi siswa, serta menyisipkan nilai-nilai karakter positif dalam proses belajar mengajar. Manfaatnya langsung dirasakan oleh para siswa yang menjadi lebih fokus dan bersemangat mengikuti materi hingga akhir sesi.

Salah satu siswa, Reza, mengaku sangat terkesan dengan metode pembelajaran yang diterapkan.

“Permainan singkat ini sangat menantang dan membuat kami mendapatkan pelajaran hidup yang sangat berharga,” ungkap Reza.

Sebagai tindak lanjut, metode pembelajaran kreatif dan interaktif seperti ini direncanakan akan terus diterapkan secara konsisten pada mata pelajaran Fikih maupun pelajaran lainnya. Melalui inovasi pembelajaran ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan serta kualitas layanan edukasi di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Kemenag Majalengka Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan RA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *