Leuwimunding (Kemenag) — Bertempat di Ruang Kelas 8.2 MTsN 1 Majalengka, seluruh siswa kelas antusias mengikuti kegiatan pembelajaran matematika interaktif dengan materi utama “Menemukan Teorema Pythagoras” pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan pembelajaran berbasis kelompok ini digelar sebagai penutup rangkaian pembelajaran matematika hari ini guna memperkuat pemahaman konsep dasar para siswa melalui pendekatan praktis dan kolaboratif.
Pembelajaran diawali dengan penyampaian pengantar konsep oleh guru mata pelajaran matematika, Heri Mulyanti, S.Pd.I., yang menekankan pentingnya pemahaman konsep matematika secara eksploratif ketimbang sekadar menghafal rumus. Untuk mencapai tujuan tersebut, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja dan dibagikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
Dalam prosesnya, setiap kelompok secara aktif bekerja sama menyelesaikan instruksi pada LKPD, salah satunya dengan mengukur dan menentukan luas persegi yang menempel pada setiap sisi segitiga siku-siku. Melalui kegiatan eksplorasi visual dan matematis ini, siswa dibimbing untuk membuktikan serta menemukan sendiri hubungan antar panjang sisi segitiga siku-siku.
Heri Mulyanti, S.Pd.I., menjelaskan bahwa metode pembelajaran berbasis kerja kelompok dan eksplorasi LKPD ini bertujuan untuk menumbuhkan keaktifan serta kemampuan berpikir kritis para siswa madrasah.
“Saya menerapkan pembelajaran yang menekankan penemuan konsep secara langsung oleh siswa. Melalui kerja kelompok dan pengisian LKPD, para siswa dapat memahami dari mana asal-usul Teorema Pythagoras, sehingga konsep tersebut melekat kuat dalam pemahaman mereka dan tidak sekadar hafalan,” ungkap Heri usai memandu pembelajaran.
Setelah seluruh kelompok selesai mengoperasikan LKPD dan mendiskusikan hasilnya, setiap kelompok merumuskan kesimpulan akhir pada lembaran kerja masing-masing untuk kemudian dikumpulkan kepada guru pengampu. Kegiatan pembelajaran ditutup dengan pemaparan kesimpulan umum oleh guru guna menyelaraskan serta mempertegas pemahaman seluruh siswa mengenai Teorema Pythagoras.
Melalui inovasi pembelajaran interaktif di kelas ini, diharapkan kualitas proses belajar mengajar di MTsN 1 Majalengka terus meningkat. Ke depan, penerapan metode pembelajaran yang aktif dan menyenangkan ini direncanakan terus berkelanjutan pada berbagai materi pelajaran guna mendukung terwujudnya layanan pendidikan madrasah yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing di bawah naungan Kementerian Agama.
Kontributor : Pipit Laila Fitri


Komentar